Tuesday, July 10, 2012

Tongkat Komando Bung Karno

Berkali-kali Bung Karno berkata bahwa Tongkat Komando-nya tidak memiliki daya sakti, daya linuwih..”itu hanya kayu biasa yang aku gunakan sebagai bagian dari penampilanku sebagai Pemimpin dari sebuah negara besar” kata Bung Karno pada penulis Biografi-nya, Cindy Adams pada suatu saat di Istana Bogor.






Bung Karno sendiri memiliki tiga tongkat komando yang bentuknya sama, satu tongkat yang ia bawa ke luar negeri, satu tongkat untuk berhadapan dengan para Jenderalnya dan satu tongkat waktu ia berpidato. Namun kalau keadaan buru-buru dan harus pergi, yang kerap ia bawa adalah tongkat sewaktu ia berpidato.
Pernah suatu saat Presiden Kuba, Fidel Castro memegang tongkat Bung Karno dan bercanda “Apakah tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian?” Bung Karno tertawa saja, saat itu Castro meminta peci hitam Bung Karno dan Bung Karno pake pet hijau punya-nya Castro. “Pet ini saya pakai waktu saya serang Havana dan saya jatuhkan Batista” kata Castro mengenai Pet hijaunya itu.
Apakah tongkat Bung Karno itu memiliki kesaktian? seperti Keris Diponegoro ‘Kyai Salak’ atau keris Aryo Penangsang ‘Kyai Setan Kober’ wallahu’alam . Tapi Bung Karno sakti, itu sudah jelas. Peristiwa paling menggemparkan bagi publik Indonesia adalah saat Bung Karno ditembak dari jarak dekat pada sholat Idul Adha. Tembakan itu meleset dan ini yang jadi heboh, bagaimana bisa penembaknya adalah seorang jago perang terlatih, kenapa menembak dari hanya jarak 5 meter tidak kena. Di Radio-radio saat itu saat sidang pengadilan penembak Bung Karno, terungkap saat Bung Karno membelah dirinya menjadi lima. Penembak bingung ‘mana Bung Karno’ ?
Kesaktian Bung Karno sebenarnya adalah ‘kesaktian’ tiban, ‘tiban’ adalah suatu istilah Jawa bahwa kesaktian itu tidak dipelajari. Waktu lahir Sukarno bernama Kusno, ia sakit keras kemudian diganti nama Sukarno. Setelah sehat, datanglah kakek Sukarno, Hardjodikromo datang dari Tulungagung untuk berjumpa dengan Sukarno kecil saat itu, sang Kakek melihat ada sesuatu yang lain di anak ini. Kakek Sukarno sendiri adalah seorang sakti, ia bisa menjilati bara api pada sebuah besi yang menyala. – Rupanya di lidah Sukarno ada kemampuan lebih yaitu mengobati orang, Sukarno dicoba untuk mengobati bagian yang sakit dengan menjilat-.
Kakek Sukarno, tau bahwa ini kesaktian, tapi harus diubah asal cucunya jangan hanya jadi dukun, tapi jadi seorang yang amat berguna untuk bangsanya. Hardjodikromo adalah seorang pelarian dari Jawa Tengah yang menolak sistem tanam paksa Cultuurstelsel Van Den Bosch, ia ke Tulungagung dan memulai usaha sebagai saudagar batik. Leluhur Bung Karno dari pihak Bapaknya adalah Perwira Perang Diponegoro untuk wilayah Solo. Nama leluhur Bung Karno itu Raden Mangundiwiryo yang berperang melawan Belanda, Mangundiwiryo ini adalah orang kepercayaan Raden Mas Prawirodigdoyo salah seorang Panglima Diponegoro yang membangun benteng-benteng perlawanan antara Boyolali sampai Merbabu. Setelah selesainya Perang Diponegoro, Raden Mangundiwiryo diburu oleh intel Belanda dan ia menyamar jadi rakyat biasa di sekitar Purwodadi, mungkin akar inilah yang membuat ikatan batin antara Jawa Tengah dan Bung Karno. – Seperti diketahui Jawa Tengah adalah basis utama Sukarnois terbesar di Indonesia-.

Mangundiwiryo memiliki kesaktian yaitu ‘Ucapannya bisa jadi kenyataan’ istilahnya ‘idu geni’. Rupanya ini menurun pada Bung Karno. Melihat kemampuan ‘idu geni’ Bung Karno itu, Kakeknya Hardjodikromo berpuasa siang malam agar cucunya bisa memiliki kekuatan batin, pada suatu saat Hardjodikromo bermimpi rumahnya kedatangan seorang yang amat misterius, berpakaian bangsawan Keraton Mataram dan mengatakan dengan amat pelan ‘bahwa cucumu adalah seorang Raja bukan saja di Tanah Jawa, tapi di seluruh Nusantara’. Kelak Hardjodikromo mengira bahwa itu adalah perwujudan dari Ki Juru Martani, seorang bangsawan Mataram paling cerdas.

Sejak mimpi itu, kemampuan Bung Karno menjilat dan menyembuhkan langsung hilang berganti dengan ‘kemampuan berbicara yang luar biasa hebat’.
Bung Karno sendiri -menurut buku Giebbels, salah seorang Sejarawan Belanda- sudah diramalkan akan terbunuh dengan benda-benda tajam. Untuk itulah ia amat takut dengan jarum suntik, Bung Karno sendiri agak paranoid terhadap benda-benda tajam, ketika penyakit ginjalnya amat parah, ia menolak untuk berobat ke Swiss karena disana ia pasti akan dibedah dengan pisau tajam. Ia memilih obat-obatan herbal dari Cina.
Kembali ke tongkat tadi, tongkat Bung Karno itu dibuat dari bahan kayu Pucang Kalak, Pohon Pucang itu banyak, tapi Pucang Kalak itu hanya ada di Ponorogo, pohon Pucang. Tongkat Komando Bung Karno sendiri dipakai sejak 1952, setelah peristiwa 17 Oktober 1952. -Suatu malam Bung Karno didatangi orang dengan membawa sebalok kayu Pohon Pucang Kalak yang ia potong dengan tangannya, balok itu diserahkan pada Bung Karno. ”Untuk menghadapi Para Jenderal” kata orang itu. Lalu Bung Karno menyuruh salah seorang seniman Yogyakarta untuk membuat kayu itu menjadi tongkat komando.
Sebagai tambahan dalam khasanah politik Indonesia, ‘ageman’ atau pegangan itu soal biasa. Misalnya Jenderal Sumitro, tokoh utama dalam rivaalitas dengan Ali Moertopo pada peristiwa Malari 1974, sebelum meletusnya Malari kedatangan seorang anak muda dengan pakaian dekil dan menyerahkan sebilah keris “Untuk menang Pak” kata anak muda itu.

Pak Harto sendiri punya ageman banyak yang bilang pusat kekuatan Pak Harto itu ada di Bu Tien Suharto, banyak yang bilang juga di ‘konde’ bu Tien. Tapi yang jelas Pak Harto adalah seorang pertapa, seorang ahli kebatinan tinggi, ia senang tapa kungkum di tempuran (tempuran = pertemuan dua arus kali) di Jakarta ia sering sekali bertapa di dekat Ancol tengah malam, saat tarik ulur dengan Bung Karno antara tahun 1965-1967.
-Anton DH Nugrahanto-.

SUMBER : beritadunia.wordpress.com
Lanjut - Tongkat Komando Bung Karno

Share/Bookmark

Tuesday, March 15, 2011

Thai salmon salad








Preparation Time

15 minutes

Ingredients (serves 4)

  • 1 x 415g can Greenseas Pink Salmon, drained, flaked
  • 1/4 Chinese cabbage, finely shredded
  • 1 carrot, peeled, thinly sliced diagonally
  • 1 Lebanese cucumber, ends trimmed, halved lengthways, thinly sliced diagonally
  • 1 red capsicum, halved, deseeded, thinly sliced
  • 1 x 200g punnet red grape tomatoes, halved
  • 4 spring onions, ends trimmed, thinly sliced diagonally
  • 1/2 cup loosely packed fresh coriander leaves
  • 1/4 cup loosely packed fresh Thai basil leaves
  • 1/4 cup loosely packed fresh mint leaves
  • Sweet chilli dressing

  • 1 1/2 tbs sweet chilli sauce
  • 1 1/2 tbs fresh lime juice
  • 3 tsp fish sauce
  • 2 tsp brown sugar

Method

  1. To make the sweet chilli dressing, combine the sweet chilli sauce, lime juice, fish sauce and sugar in a small jug. Set aside.

  2. Place half the salmon in a large bowl with the cabbage, carrot, cucumber, capsicum, tomato, spring onion, coriander, basil and mint. Toss to combine. Drizzle with sweet chilli dressing and toss to combine.

  3. Spoon the salad evenly among serving plates. Top with remaining salmon to serve.

sumber : http://www.taste.com.au/recipes/2189/thai+salmon+salad
Lanjut - Thai salmon salad

Share/Bookmark

30-minute frying pan lasagne










Not only have we created a speedy, fuss-free version of this classic dish, we've made it lower in fat and kept the authentic flavour!

Equipment

You'll need a frying pan with a lid and flameproof handle.

Ingredients (serves 4)

  • 2 teaspoons olive oil
  • 1 medium red onion, finely chopped
  • 2 garlic cloves, crushed
  • 1 medium red capsicum, finely chopped
  • 2 teaspoons dried oregano
  • 410g can crushed tomatoes
  • 3 fresh lasagne sheets, cut into thirds
  • 1/2 x 250g tub Weight Watchers cream cheese
  • 100g Weight Watchers shaved leg ham
  • 3/4 cup Weight Watchers grated tasty cheese
  • Chopped fresh flat-leaf parsley leaves, to serve

Method

  1. Heat half the oil in an 18cm (base), heavy-based frying pan over medium-high heat. Add onion, garlic and capsicum. Cook, stirring, for 5 minutes or until vegetables are tender. Add oregano and tomato. Season with salt. Cook for 2 minutes or until heated through. Transfer to a bowl. Wipe pan clean.

  2. Spread 1 side of each piece of lasagne with cream cheese. Drizzle remaining oil over base of pan. Arrange 2 pieces of lasagne, cream cheese side-up, over base of pan. Top with one-third of the ham, then one-quarter tomato mixture. Repeat layers, finishing with 3 pieces of lasagne then 1 layer tomato mixture. Sprinkle with tasty cheese. Preheat grill on high.

  3. Return pan to medium-low heat. Cook, covered, for 8 to 10 minutes or until lasagne sheets are tender. Remove lid. Grill for 5 to 6 minutes or until cheese is melted and golden. Season with pepper. Sprinkle with parsley. Serve.

Notes

  • Weight Watchers cream cheese has 40% less fat than regular cream cheese.

    This recipe includes the following Filling Foods: vegetables, lasagne sheets, Weight Watchers shaved leg ham and parsley.

    You can freeze leftover lasagne sheets for up to 1 month.


Sumber : http://www.taste.com.au/recipes/23567/30+minute+frying+pan+lasagne
Lanjut - 30-minute frying pan lasagne

Share/Bookmark

Monday, March 14, 2011

Pelecehan Terhadap Islam



















Aghstafirullah Hal Adzim Ternyata masih ada juga Manusia Yang melecehkan Islam , Mengaku Muslim Tetapi berhati Kafir . Hanya Mengandalkan Judul web yang indah tetapi isinya ....

These For
Website yang melecehkan Muslim
http://beritamuslim.wordpress.com/



Hancurkanlah Dan Teror lah Blog yang berisi Ejekan Ejekan Terhadap Islam ..
Orang seperti ini memang harus masuk neraka Yang paling dasar .
Lanjut - Pelecehan Terhadap Islam

Share/Bookmark

Saturday, March 12, 2011

JINGGA









Sumber : PUISI at G2

Keluhku pada jingga

Yang samar hadir iringi senja

Di temani pipit dan gereja

Mengaduku pada senja ;

Bawa pergi saja

Segala tangisku dan duka

Habiskan biru ini ,

Hingga tak bersisa.

(Kiran,Jakarta)

Lanjut - JINGGA

Share/Bookmark